Umroh

Lakban "UMROH GROUP T2F CGK": Aturan Penanda Bagasi Jemaah Umrah 2026

Lakban "UMROH GROUP T2F CGK": Aturan Penanda Bagasi Jemaah Umrah 2026

Jemaah umrah yang pulang ke Indonesia melalui Terminal 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) kini diimbau menandai bagasi tercatatnya dengan lakban berwarna tosca bertuliskan "UMROH GROUP T2F CGK". Imbauan ini tertuang dalam surat Kementerian Haji dan Umrah RI Nomor S-48/BN.4/2026 tertanggal 22 Oktober 2026. Lakban dipasang oleh travel (PPIU) atau tour leader sebelum bagasi masuk pesawat. Tujuannya agar koper jemaah umrah cepat dikenali dan tidak tertukar dengan bagasi penumpang lain saat tiba di Jakarta.

Ringkasan aturan penanda bagasi umrah

Poin Keterangan
Dasar Surat Direktorat Bina Haji Khusus dan Umrah, Kementerian Haji dan Umrah RI, No. S-48/BN.4/2026 (22 Oktober 2026)
Ditujukan kepada Pimpinan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU)
Berlaku untuk Bagasi tercatat jemaah umrah grup pada fase kepulangan melalui Terminal 2F CGK
Bentuk penanda Lakban tosca bertuliskan "UMROH GROUP T2F CGK" dengan gambar bendera Merah Putih dan pesawat
Yang memasang Petugas travel/PPIU atau tour leader
Kapan dipasang Saat check-in di bandara asal, atau saat check-out hotel

Mengapa bagasi jemaah umrah perlu diberi lakban khusus?

Surat Kemenhaj ini menindaklanjuti permohonan PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) Regional I tertanggal 21 Oktober 2026. Ada dua alasan yang disebutkan:

  1. Jumlah jemaah umrah terus meningkat. Volume bagasi yang ditangani di Terminal 2F ikut bertambah.
  2. Penerapan split operation. Penumpang umrah dipisahkan dari penumpang reguler, sehingga bagasinya pun perlu dipilah sejak awal.

Dengan tanda yang seragam, petugas bandara dapat mengidentifikasi dan memisahkan bagasi jemaah umrah lebih cepat dan tepat. Risiko koper tertukar atau salah penanganan juga berkurang.

Cara pemasangan lakban "UMROH GROUP T2F CGK"

Berdasarkan infografis lampiran surat, mekanismenya sebagai berikut:

  1. Dipasang oleh pihak travel/PPIU saat proses check-in di bandara asal (origin), atau oleh tour leader saat jemaah check-out dari hotel.
  2. Lakban ditempel melingkar pada badan koper atau barang bawaan lainnya, jadi bukan sekadar ditempel di satu sisi.
  3. Bisa juga dipakai pada barang berbentuk kotak, misalnya kardus air Zamzam.

Artinya, jemaah tidak perlu membeli atau memasang lakban sendiri. Penanda ini menjadi tanggung jawab travel umrah dan tour leader.

Spesifikasi lakban penanda bagasi umrah

Bagi PPIU yang akan mencetak lakban, berikut spesifikasi dari lampiran surat:

Spesifikasi Ketentuan
Teks UMROH GROUP T2F CGK (diulang di sepanjang lakban, diselingi ikon pesawat)
Material Lakban BOPP/polypropylene (tahan air, kuat, tidak mudah robek)
Lebar ± 48–50 mm (5 cm)
Panjang Roll ± 50 meter (panjang dapat disesuaikan)
Metode cetak Full color (HD print)
Warna Tosca (Pantone ± 320C), tulisan putih, dan bendera Indonesia merah putih

Apa yang perlu dilakukan jemaah?

Walaupun pemasangannya menjadi tugas travel, ada beberapa hal yang tetap bisa jemaah perhatikan sebelum pulang:

  • Tanyakan kepada tour leader kapan lakban akan dipasang: di hotel saat check-out atau di bandara saat check-in.
  • Kumpulkan semua bagasi tercatat, termasuk kardus air Zamzam dan oleh-oleh, agar semuanya ikut diberi lakban.
  • Tetap pasang label nama dan nomor telepon pada koper. Lakban grup membantu petugas memilah bagasi umrah, sedangkan label nama memastikan koper kembali ke pemiliknya. Banyak koper jemaah tampak serupa.
  • Foto koper Anda setelah dililit lakban. Foto ini memudahkan pencarian jika bagasi terpisah dari rombongan.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah lakban ini wajib?

Surat Kemenhaj berbentuk imbauan kepada PPIU, dengan sifat "segera". Surat itu tidak menyebutkan sanksi. Meski begitu, PPIU diminta mengarahkan petugas dan tour leader untuk menerapkannya.

Apakah berlaku untuk keberangkatan juga?

Surat menyebut penanda ini untuk penanganan bagasi tercatat pada fase kepulangan jemaah umrah yang tiba melalui Terminal 2F Soekarno-Hatta.

Apakah bagasi kabin juga harus diberi lakban?

Surat dan lampirannya hanya menyebut bagasi tercatat, yaitu koper dan barang yang masuk ke bagasi pesawat, termasuk kardus air Zamzam.

Siapa yang menyediakan lakbannya?

Imbauan ditujukan kepada PPIU. Pemasangan dilakukan oleh pihak travel atau tour leader, sesuai desain yang dilampirkan dalam surat.

Umrah bersama Kemilau Wisata

Kemilau Wisata mengikuti setiap pembaruan aturan dari Kementerian Haji dan Umrah, termasuk penanda bagasi ini, agar perjalanan pulang jemaah tetap tertib dan bagasi aman. Lihat pilihan paket umrah Kemilau Wisata atau hubungi tim kami untuk konsultasi jadwal keberangkatan.


Sumber: Surat Direktorat Bina Haji Khusus dan Umrah, Kementerian Haji dan Umrah RI, Nomor S-48/BN.4/2026 tanggal 22 Oktober 2026 perihal "Imbauan Penerapan Penanda Khusus Bagasi Jemaah Umrah", beserta lampiran infografis InJourney Airports – Soekarno-Hatta International Airport.